Strategi “Buzz” dalam Pemilihan Presiden 2024: Kunci Menuju Kemenangan

Free chip - Freechips - 9DBIT - 9Dmarket - Game - Gaming - Freechips

Prabowo-Gibran hampir pasti akan memenangkan Pilpres 2024 setelah unggul atas lawan politiknya, Anis-Muhamimin dan Ganjar-Mahfud. Keberhasilan ini teruji setelah enam lembaga survei, seperti Litbang Kompas, Political Research and Consulting, dan lainnya, merilis hasil quick count dengan suara antara 58 – 59%. Persentase suara yang tinggi ini menjadi penentu bagi Prabowo-Gibran untuk melangkah ke Istana hanya dalam satu putaran.

Kemenangan ini tidak lepas dari strategi perjalanan Prabowo-Gibran yang mencuri perhatian publik dan menjadi perbincangan utama di masyarakat. Sosok Prabowo menjadi sorotan ketika mencari pasangan calon wakil presiden.

Tersedia beberapa kandidat potensial, termasuk tokoh seperti Khofifah Indar Parawansa, Erick Tohir, hingga Gibran Rakabuming Raka. Wacana ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan memperbincangkan siapa yang cocok mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

Namun, Prabowo bersikeras memilih Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo. Meskipun ada kendala karena batasan usia minimal 40 tahun bagi calon wakil presiden, MK mengabulkan sebagian permohonan agar kepala daerah di bawah usia 40 tahun dapat menjadi cawapres asalkan memiliki pengalaman menjabat kepala daerah. Putusan ini menguntungkan Gibran, dan Prabowo secara resmi menetapkan Gibran sebagai cawapresnya.

Strategi “buzz” menjadi kunci kesuksesan Prabowo-Gibran. Aksi-aksi yang mereka lakukan, termasuk gerakan “gemoy” Prabowo dan aksi-aksi kontroversial Gibran selama debat, menjadi topik hangat di media sosial. Terlebih lagi, penamaan istilah seperti “SGIE” dan “greenflation” yang diperkenalkan oleh Gibran dalam debat, menggugah perbincangan panjang di kalangan masyarakat.

Strategi ini bukan baru, karena Jokowi juga pernah menggunakan istilah-istilah asing atau aneh untuk membuat bingung lawan politiknya dalam debat Pilpres 2019. Ini membuktikan bahwa aksi-aksi ini menjadi sorotan utama dan memengaruhi perbincangan publik pasca-debat.

Dalam dunia pemasaran, strategi “buzz” ini menjadi langkah efektif untuk memenangkan kontestasi pilpres. Konsistensi Prabowo-Gibran dalam menciptakan perbincangan publik telah memperkuat promosi dan branding mereka, yang akhirnya menempatkan nama mereka di benak masyarakat hingga saat mereka memasuki bilik suara.

Kemenangan Prabowo-Gibran bukan hanya hasil dari strategi politik yang cerdas, tetapi juga dari kemampuan mereka dalam menciptakan buzz dan memengaruhi opini publik. Dengan demikian, mereka membuktikan bahwa di era digital ini, kekuatan perbincangan publik sangatlah vital dalam meraih kemenangan politik.

Baca juga : TPS AHY Mulai Penghitungan, Suara Pertama untuk Prabowo-Gibran

1 thought on “Strategi “Buzz” dalam Pemilihan Presiden 2024: Kunci Menuju Kemenangan”

  1. Pingback: Prabowo-Gibran Unggul dalam Quick Count Pilpres 2024,

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top