Rosan Bantah Cerita Connie soal Prabowo Hanya Akan Menjabat 2 Tahun

Free chip - Freechips - 9DBIT - 9Dmarket - Game - Gaming - Freechips

Kontroversi muncul dalam ranah politik Indonesia ketika beredar video pernyataan Connie Rahakundini Bakrie yang mengklaim bahwa Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Prabowo Subianto hanya akan menjabat sebagai presiden selama 2 tahun jika memenangkan pilpres. Namun, Rosan secara tegas membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa pernyataan tersebut bukan berasal dari dirinya.

Dalam video yang menjadi perbincangan hangat di media sosial, Connie Rahakundini Bakrie mengungkapkan bahwa dalam pertemuan dengan Rosan, dia diinformasikan bahwa Prabowo hanya akan menjabat selama 2 tahun, diikuti oleh Gibran selama 3 tahun berikutnya. Namun, Rosan menyatakan bahwa pernyataan tersebut tidak benar dan mengakui bahwa dia terkejut dengan klaim yang disampaikan oleh Connie.

Rosan menegaskan bahwa dia tidak pernah mengungkapkan rencana Prabowo untuk hanya menjabat selama 2 tahun, dan menyesalkan bahwa klaim tersebut muncul dari seorang akademisi dan intelektual seperti Connie. Dia menekankan bahwa sebagai seorang akademisi, seharusnya Connie tidak menyebarkan berita palsu atau informasi yang tidak benar.

Menanggapi insiden ini, Connie juga memberikan klarifikasi, menyatakan bahwa pertemuan antara dia dan Rosan memang terjadi sekitar November 2023. Connie mengungkapkan bahwa dia bertemu dengan Rosan untuk menyampaikan aspirasi pribadinya dan juga menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan tim Prabowo-Gibran. Namun, dia membantah bahwa pernyataan mengenai masa jabatan Prabowo hanya selama 2 tahun berasal dari dirinya.

Kontroversi ini menyoroti pentingnya keakuratan informasi dalam dunia politik dan publik. Sementara itu, kedua belah pihak berusaha menjelaskan dan memberikan klarifikasi mengenai pernyataan yang telah disebarluaskan, namun tetap menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam menyampaikan dan menerima informasi, terutama di era digital di mana informasi dapat dengan mudah tersebar dan diinterpretasikan secara salah.

Baca juga : Program Makan Siang dan Susu Gratis Ala Prabowo-Gibran: Solusi Atasi Stunting?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top